Kata ‘keheningan’ awalnya bagi saya adalah kata yang aneh, atau mungkin bagi sebagian besar dari kita. Keanehannya mungkin dikarenakan kesibukan kita, atau mungkin karena hiruk pikuk jaman. Karena keanehannya itulah membuat saya mencoba merenungkannya. Bagi¬†sedikit orang mengatakan bahwa sesungguhnya tujuan hidup kita adalah mencari ‘keheningan’ itu sendiri.¬†

Keheningan adalah kata lain dari ruang, sadar akan keheningan, akan menghubungkan kita dengan dimensi tanpa bentuk yang melampaui pikiran, ego. Keheningan ini bisa keheningan yang melingkupi alam semesta atau keheningan dalam ruang sebelah dalam dari diri kita sendiri.

Keheningan tidak mempunyai bentuk, itulah kenapa melalui berpikir kt tidak dapat menemukannya. Menyadari keheningan berarti menjadi hening. Menjadi hening berarti menjadi sadar tanpa pikiran. Saat kita menjadi hening kita tidak pernah menjadi lebih penting, kita menjadi bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa.

Saat menjadi hening kita adalah diri kita yang belum mengambil wujud sebagai seorang manusia. Ketika kita hening, kita adalah diri yang melampaui keberadaan sementara kita sbg manusia. Rasa keheningan adalah apa yang disebut sebagai kebahagiaan sejati dan keheningan adalah diri kita yang sejati, yang tidak terkondisi, tidak berbentuk dan kekal sebagai hidup itu sendiri.

Itulah kenapa nyaris sebagian besar orang tidak berani mencarinya, atau berani mencari tapi saat detik-detik keheningan menghampiri menjadi takut dan gagal dalam pencariannya, karena sesungguhnya keheningan berarti pemusnahan identitas diri atau kematian itu sendiri, kebijakan klasik jawa mengatakan sebagai “mati sajeroning urip”.

Related Posts

Inner silence

Jangan mencari kedamaian

Pikiran adalah sumber penderitaan

Comments

Reply comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *